Nias Selatan - Hampir semua guru bersama komite di sekolah dasar negeri 071100 Bawogosali, Kecamatan Maniamolo menolak oknum kepala sekolah an. Desman Otniel Dakhi aktif kembali.
Hal itu berdasarkan surat sikap pernyataan dewan guru bersama komite yang dilayangkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan tertanggal 30 Januari 2025.
Adapun dasar sebab atau latar belakang pernyataan sikap dewan guru bersama komite adalah:
1. Oknum kepala sekolah atas nama Desman Otniel Dakhi, S.Pd selama ini sudah berbulan-bulan tidak melaksanakan tugas (tidak aktif) sebagai guru maupun kepala sekolah;
2. Oknum kepala sekolah ini diduga kuat telah menggelapkan beberapa dana / anggaran yang bersumber dari pemerintah, seperti Dana BOS, Dana PIP Tahun 2020 dan 2021 sampai pada surat pertanggungjawaban Dana BOS tanpa ditanda tanganni oleh guru/petugas yang berhak menandatanganninya;
3. Saat ini kondisi Sekolah SD Negeri 071100 Bawogosali Kecamatan Maniamolo sangat menyedihkan dan memprihatinkan terutama terkait minimnya sarana prasarana berupa meja dan kursi siswa dan guru, selama 6 (enam) tahun yang bersangkutan (Desman Otniel Dakhi S.Pd) menjabat sebagai Kepala Sekolah tidak pernah ada bangunan/rehab fisik bangunan;
4. Demikian pernyataan sikap ini kami perbuat dengan sebenar-benarnya, tanpa unsur paksaan dari pihak manapun serta kepentingan lainnya, kami berharap kepada Ibu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan yang kami hormati untuk dapat mempertimbangkan kembali terkait pengangkatan kembali yang bersangkutan sebagai Kepala Sekolah definitive di SD Negeri 071100 Bawogosali Kecamatan Maniamolo.
Terkait kisruh penolakan, sejumlah awak media mendatangi Desman Otniel Dakhi di sekolah SDN Bawogosali di Jalan Desa Bawogosali untuk meminta tanggapan. Rabu (12/2/2025).
Bahwa terkait penolakan dirinya, ia menyampaikan bahwa itu wajar, karena ketika saya melakukan wawancara kepada guru disekolah ternyata segelintir guru saja yang sebenarnya menolak.
"Guru tersebut hanya menanyakan siapa sebenarnya kepala sekolah SD Negeri. Maka itulah yang pertanyakan balik kepada para guru yang menolaknya dirinya," katanya
Ia menambahkan bahwa padahal keterangan guru-guru disini ketika diminta tandatangan itu bahwasanya hanya sekedar mempertanyakan siapa sebenarnya pimpinan kami di sekolah ini.
Disela-sela konfirmasi kepada Desman Otniel Dakhi, sejumlah orang tua murid sekolah SDN Bawogosali memberitahukan bahwa selama bertahun-tahun anak mereka tidak pernah mendapatkan bantuan PIP, padahal buku rekening ada ditangan kepala sekolah.
"Anehnya, ketika kami tanyakan ke bank BRI kami hanya diberikan buku rekening dengan keterangan uang 450 ribu dengan tulisan tangan dan hingga saat ini anak kami tidak menerima uang sebesar itu. Dan mereka juga meragukan tulisan di buku rekening tersebut" ungkap orang tua siswa. (Ed)